My Husband

Aku adalah seorang ibu yang terkena penyakit gagal ginjal kronik (GGK). Awal mulanya aku terkena diabetes.. Nah! itulah awal perjalanan penyakitku menuju kerusakan ginjal yang katanya tidak dapat diperbaiki kembali… Namun apa hendak dikata, keadaan ini harus kuterima dengan berbesar hati..dengan hati gembira di usiaku yang sudah renta (69 tahun) dengan penyakit seperti ini. Tapi kita tidak boleh menyalahkan Tuhan..Oh! ini sudah diberikan Tuhan pada kita… Itu salah, salah besar!!, karena Tuhan tidak akan pernah memberi hadiah penyakit apapun pada kita. Yang ada mungkin suatu teguran dari Tuhan karena kita sudah lupa dengan-Nya..makan seenaknya, mengejar uang terus sampai tidak memperhatikan kesehatan.

Pengobatan yang aku jalani adalah BUKAN dengan cuci darah (atau Hemodialisa), melainkan dengan menggunakan metode baru yaitu CAPD (sering aku memelesetkannya, sambil bercanda dan tertawa bersama suami dan anak serta cucuku, dengan sebutan..CAPEDE..Cape Deh..hahaha). Pengobatan dengan CAPD ini dilakukan di rumah dan harus bersih (steril).. O iya, aku sekarang juga memakai tongkat dikarenakan bagian sendi pangkal pahaku sudah patah beberapa tahun lalu..sehingga aku tidak dapat melakukan CAPD sendiri. Tuhan memberi aku seorang SUAMI yang baik dengan penuh kasih sayang dia, suamiku, yang membantuku untuk melakukan CAPD, meskipun ditengkah kelelahannya karena suamiku masih bekerja seharian di salah satu kota yang cukup jauh dari rumahku, namun dia merawatku dengan penuh kasih sayang…

Sakit apapun yang kita derita haruslah dan sudah sepantasnya kita bersyukur selalu pada Tuhan. Datanglah pada Tuhan dan mohon ampunan-Nya.

Terima kasih aku ucapkan pada keluargaku atas dukungan dan semangatnya di dalam mendampingi perjalanan hidupku. Aku sadari bahwa keluarga adalah HADIAH terbesar yang telah diberikan Tuhan yang selalu menerima kita apa adanya, dengan segala kekurangan yang kita miliki dan selalu ada di saat kita membutuhkan, baik saat suka maupun duka.

Tuhan, terima kasih atas keluarga yang telah Engkau berikan kepada ku..Amin. Terima kasih pula untuk suami yang begitu baik, dan juga anak-mantu-cucu yang selalu memberiku semangat menjalani hari-hari yang penuh dengan CAPE..Deh…hahaha..

Tuhan berkati kita semua…Amin.

Henny Soemantri
(My Mother)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s