Apakah efek samping & bahaya obat kolesterol?

“Setiap obat yang diminum harus dan selalu dipertimbangkan benefit dan risikonya”. Hal ini menjadi poin penting mengapa setiap obat yang diminum harus melalui pengawasan dokter dan setiap hal yang dirasakan oleh pasien ketika meminum obat tersebut harus mendapat perhatian cukup bagi seorang dokter.

Obat kolesterol?

Di dalam mengatasi kolesterol yang tinggi, hal terpenting sebelum meminum obat kolesterol adalah mengubah pola hidup dan makan. Namun, kadang kala olah raga dan menjaga pola makan tidak cukup untuk menurunkan kolesterol dan hal ini barulah untuk mencoba minum obat kolesterol. Kondisi sebaliknya, seringkali pasien bila kolesterolnya tinggi, langsung minum obat kolesterol (tanpa menjaga pola makan dan pola hidup yang sehat).

Obat kolesterol dapat menurunkan kadar LDL, Trigliserida, dan meningkatkan HDL. Obat kolesterol, perlu diketahui, terdiri dari beberapa golongan (8 golongan), yakni :

1. Golongan statins (yang paling banyak dikonsumsi oleh pasien), misal Crestor, Lipitor, Zocor, dll
2. Golongan Bile acid binding resins, contoh Questran, Welchol, dll
3. Golongan penghambat absorpsi kolesterol di pencernaan, contoh Zetia
4. Golongan kombinasi no. 3 dan no. 1, contoh Vytorin
5. Golongan Fibrate, contoh Lofibra, Lopid (Gemfibrozil, paling umum dikonsumsi)
6. Golongan Niacin, contoh Niaspan
7. Golongan kombinasi no. 6 dan no. 1, contoh Advicor
8. Golongan Omega-3, contoh Lovaza

Masing-masing golongan memiliki efek samping dan manfaatnya tergantung pada masing-masing individu. Sebelum memutuskan untuk memberikan obat kolesterol, seorang dokter biasanya meminta pemeriksaan fungsi hati (liver), untuk memonitoring apakah obat kolesterol yang diminum mempunyai efek terhadap liver. Kembali lagi diingatkan bahwa yang paling penting adalah menjaga pola hidup yang sehat.

Golongan obat kolesterol no.1, Statins, memiliki efek samping yang umum dijumpai yakni Rhabdomyolysis, yakni suatu keadaan dimana sel otot mengalami penghancuran. Keadaan ini ditandai dengan rasa pegal, nyeri dan kelemahan pada otot, sedangkan pada urin dapat berubah warna menjadi gelap. Kadang ditandai peningkatan ringan kreatinin dalam urin. Efek samping ini berkaitan erat dengan dosis obat Statin, semakin tinggi maka efek samping semakin berat.

Semoga bermanfaat.
Salam sehat.

2 thoughts on “Apakah efek samping & bahaya obat kolesterol?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s