“Sabun” Cuci Otak untuk pasien Stroke. Apakah itu?

Di salah satu majalah terbitan bulan Maret, ada satu artikel yang menarik yakni Mengungkap ‘Sabun’ Cuci Otak, yang dilakukan di salah satu RS di Jakarta oleh seorang dokter ahli radiologi intervensi. Artikel ini menarik untuk saya sharingkan mengingat metode yang dilakukan oleh dokter tersebut masih pro- dan kontra- dikalangan spesialis syaraf Indonesia dan artikel ini semakin menarik saja dikarenakan salah seorang Menteri dan istrinya mencoba metode ini dan merasakan manfaatnya.

Apa sih yang dilakukan oleh dokter dalam menjalankan terapi cuci otak yang dikhususkan bagi pasien yang menderita stroke? Beberapa waktu lalu, teman saya menanyakan hal ini dari broadcast BB kepada saya.

Metode yang digunakan adalah kateterisasi dengan menggunakan kateter mikro yang dimasukkan ke pembuluh darah di pangkal paha menuju bagian pembuluh darah di otak yang mengalami sumbatan. Kemudian pada lokasi tersebut disemprotkan semacam ‘cairan obat’ untuk menghancurkan / ‘membersihkan’ bekuan darah, kerak atau apapun yang mengganggu aliran darah di otak. Pertanyaan yang muncul adalah cairan obat apakah yang disemprotkan untuk membersihkan pembuluh darah tersebut?

Dalam artikel ini, dokter ahli radiologi intervensi tersebut membuka ‘rahasia’. Cairan obat yang dipakai adalah HEPARIN. Betul, heparin sudah sejak lama digunakan sebagai obat untuk menghancurkan bekuan darah (sebagai pengencer darah). Heparin banyak digunakan untuk proses hemodialisis pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal sehingga darah yang sedang di’cuci’ tidak mengalami pembekuan. Namun, apakah metode ‘cuci otak’ ini bermanfaat ketika seseorang mengalami stroke yang berat dan pasca stroke dengan kecacatan? Bagaimana dengan stroke yang diakibatkan oleh perdarahan (BUKAN sumbatan)? apakah berbahaya?

Masih banyak pertanyaan yang belum dapat dijelaskan terhadap terapi ini dan diperlukan pertimbangan benefit dan risiko yang cermat dan bijak sebelum mencoba terapi ini. Ini semua dikembalikan kepada kita pada akhirnya.

Semoga bermanfaat.

dr Sandy

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s