Obstructive Sleep Apnea (OSA). Berbahayakah?

Obstructive sleep apnea (OSA) — disebut juga obstructive sleep apnea syndrome
terjadi ketika ada beberapa kali kejadian dimana saluran pernapasan atas mengalami hambatan ketika seseorang sedang tertidur. Mengorok adalah salah satu tanda dimana saluran pernapasan atas sedang mengalami hambatan.

Dalam keadaan ini, otot diafragma dan dada akan bekerja keras berusaha membuka ‘sumbatan’ yang terjadi dan agar udara dapat masuk ke dalam paru-paru. Keadaan ini juga dapat mengakibatkan penurunan aliran oksigen ke organ-organ tubuh yang penting dan mengakibatkan irama jantung yang tidak teratur.

Pasien dengan OSA akan memiliki risiko tinggi terkena hipertensi, gagal jantung, dan stroke.

Oleh karenanya, bila pasangan hidup mengganggu tidur Anda dikarenakan ‘suara mengorok’ yang dikeluarkan olehnya ketika tidur, sebaiknya berhati-hati apakah ia terkena OSA? dan segera ditangani ke dokter.

Semoga bermanfaat dan salam sehat selalu.

dr. Sandy

2 thoughts on “Obstructive Sleep Apnea (OSA). Berbahayakah?

  1. Johny Gunawan

    Siang dok, Nice Article..
    Apakah semua jenis ngorok pasti berupa OSA?
    Lalu bisa minta rekomendasi untuk dokter spesialis OSA?
    Terima Kasih.

    Balas
    1. doktersandy Penulis Tulisan

      Siang Bpk Johny.

      Betul!. Semua jenis ngorok pasti berkaitan dengan OSA, tinggal seberapa besar derajat keparahannya / sumbatannya.

      RS Mitra Keluarga Kelapa Gading dengan dokter spesialis terapi tidur.

      Semoga bermanfaat.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s