Deteksi Dini Kanker Serviks

Kanker Serviks, adalah kanker pada leher rahim wanita dan no. 2 kanker pembunuh setelah kanker payudara di dunia dan juga di Indonesia. Kanker serviks adalah kanker yang paling banyak pada wanita di bawah 35 tahun. Sekitar 6 dari 10 kasus baru kanker serviks di diagnosis pada wanita di bawah 50 tahun. Penyebab utama dari kanker ini adalah sejenis virus (Human Papilloma Virus – HPV tipe 16 & 18)

Jenis kanker ini, saat ini, mudah dicegah dan diatasi bila terdeteksi dini. Deteksi dini yang lazim sudah ada di Indonesia adalah pap smear, dimana seorang wanita datang ke dokter untuk dilihat apakah ada kelaian sel di daerah leher rahimnya yang menjurus ke arah sel kanker ini.

Dalam 2 tahun terakhir, di Indonesia, sudah ada deteksi yang lebih akurat yakni tes LBC (<liguid base citology) dan HPV, dimana melalui pemeriksaan ini bisa langsung terdeteksi apakah virus penyebab kanker ini sudah ada atau belum, sehingga bisa lebih cepat lagi dilakukan tindakan pencegahannya.

Harga dari kedua pemeriksaan ini di Rumah Sakit berkisar 800 ribu – 1 juta.

11 thoughts on “Deteksi Dini Kanker Serviks

  1. Andy V

    Dokter, saya pernah dengar test yang lebih akurat dari pap-smear adalah thin-prep.. Apakah yang dimaksud dengan test thin-prep apa bedanya dengan LBC & HPV diatas?

    Thanks

    Balas
    1. doktersandy Penulis Tulisan

      Sdr Andy Valentino,

      Thin-prep adalah trademark dari pemeriksaan LBC (liquid base citology), selain Thin-prep ada satu lagi yang tidak lama lagi akan segera dipromosikan di Indonesia, yakni Surepath (trademark). Keduanya, Thinprep dan Surepath, adalah pemeriksaan LBC..

      Pemeriksaan HPV hanya bisa dikerjakan melalui pemeriksaan LBC (Thin-prep maupun Surepath), tidak bisa menggunakan pap smear.

      Pemeriksaan LBC dan HPV akan meningkatkan spesifisitas dan sensitifitas untuk deteksi dini kanker serviks 99.9%.

      Apakah sudah cukup jelas penjelasan saya?

      Salam sehat,
      Dr Sandy Qlintang

      Balas
  2. Andy V

    Terima Kasih untuk penjelasannya dok!

    Ada referensi RS/Laboratorium untuk melakukan pemeriksaan ThinPrep/LBC diatas?

    Balas
    1. doktersandy Penulis Tulisan

      Jakarta Utara – RSIA Family (dr Tjien Ronny SpOG, dkk), RS Mitra Kelapa Gading (dr. Sugi Suhandi), RS Gading Pluit, RS Mitra Kemayoran
      Jakarta Barat – RS Siloam Kebon Jeruk, RS Graha Kedoya
      Jakarta Timur – RS Asih
      Jakarta Pusat – RS Carolus
      Jakarta Selatan – RS Brawijaya

      Dan masih ada beberapa RS lainnya dimana dokternya sudah dapat melayani pemeriksaan ini.

      Balas
  3. fannie

    Hi dok, maaf sebelumnya kalau saya salah “kamar” ngasih coment.
    Dok,dua tahun lalu suami kena cancer kelenjar getah bening,sdh di kemo dan dinyatakan hilang semua sel kankernya oleh dokter.
    Mertua sy kasih saran suami intuk minum rebusan daun sirsak pagi dan sore. Suami sy minum sdh 1 thn belakangan ini. Tp ga tau knp saya merasa kurang sreg dok,krn menurut sy belum ada (atau sy yg tdk tau) hasil penelitian yg mengatakan berhasil, yg saya takutkan justru timbul penyakit baru sbg efek terapi daun sirsak tsb. Krn ada 2 kerabat sy minum daun sirsak jd asam urat pdhl sebelumnya dia tdk ada riwayat asam urat.
    Bagaimana mnrt doktet ttg terapi daun sirsak ini?
    Many thanks

    Balas
    1. doktersandy Penulis Tulisan

      Halo bu Fannie,

      Memang banyak terapi alternatif dan supportif, khususnya utk pasien cancer. Kebanyakan semuanya belum ada evidence based secara science, saat ini masih lebih ke arah testimonial. Saya setuju dgn bu Fannie agar lebih bijak di dalam hal ini.

      Mengenai daun sirsak, utk mencobanya tidak ada salahnya, tetapi sebaiknya dosisnya jangan terlalu berlebihan. Utk asam urat, daun sirsak tdk ada kaitannya.

      salam.

      Balas
    2. doktersandy Penulis Tulisan

      Bu Fanie,
      Memang banyak sekali terapi supportive untuk kanker yg bermunculan dgn ‘liar’ di masyarakat dan kadangkala dapat membahayakan jiwa pasien kanker itu sendiri. Begitu banyak pertanyaan tentang ini, yg pasti yg bisa saya sampaikan belum pernah ada uji klinis dari terapi-terapi tersebut sehingga kita tidak tahu efektivitasnya dan keamanannya bagi pasien. Selain itu kita juga tidak tahu dosis atau takarannya yg tepat.

      Yg terbaik adalah menjalankan saran dokter yg merawat dan selalu menginformasikan kepada mereka bila kita ingin mencoba sesuatu yg tidak atau belum jelas keamanannya.

      semoga berguna.

      Balas
  4. elvy

    Dok, tgl 3-7-2015 sy sdh papsmer hsl normal , thinprep cervicitis non spesifik negative lesi intraepital atw keganasan, non neoplastik lain perubahan reaktif krn inflamasi dan hpv tdk terdeteksi, sy sdh vaksin 3x , tp knp servik sy rapuh gampang berdarah dan kl hub bdn sll pendarahan , lalu bercak 4-5hr , utk hasil tes non neopastik artinya apa ya dok, utk pendrhn kl hub bdn apakah itu cancer servik ? Ada tman yg saran sy utk koter servik

    Balas
    1. doktersandy Penulis Tulisan

      Ysh bu Elvy, perdarahan pasca hub badan, bisa disebabkan adanya trauma dalam organ vital ibu. Hal ini bisa disebabkan mungkin organ vital ibu “kering” akibat foreplay atau pemanasan sebelum hub badan yg kurang atau faktor lain spt hormon, psikis, dll. Usia ibu saat ini berapa ya? Krn masa pre menopause bisa jg jadi penyebab kering ini. Utk melihat lebih rinci untuk kondisi organ vital ibu, bisa minta ke dokter obsgyn dilakukan kolposkopi. Semoga bermanfaat. Salam

      Balas
  5. elvy

    Usia sy 43th dok , pemeriksaan kolposkopi spt apa ya dok , krn sy sempet jg di periksa dgn alat pjg yg ada kamera spt usg yg lwt vagina itu . Oh ya dok arti tes thinprep sy neoplastik lain = perubahan reaktif krn inflamasi ( mksdnya apa ya dok ) , lalu utk test hpv dna = virus tdk terdeteksi ( nilai rujukan virus tdk terdeteksi , ket batas deteksi – 100,000copies hpvdna/ml , -5.000copies hpvdna /assay ) , makasih .

    Balas
    1. doktersandy Penulis Tulisan

      Cervicitis itu adl radang pada leher rahim yg bisa diakibatkan pemakaian alat kontrasepsi spt tampon, alergi pd latex yg ada pd kondom, atau bisa jg disebabkan infeksi menular seksual spt GO, dll. Sy rasa dokter sdh melakukan kolposkopi. Utk saat ini, leher rahim ibu tidak ada tanda keganasan. Dokter mgk sdh memberikan antibiotik utk infeksi dan ada baiknya bpk jg diperiksakan. Semoga bermanfaat

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s